BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PORTAL BERITA MEDIAONLINE RAJA SINGA NEWS, BISA TAKE DOWN

Bupati John Kenedy Azis dan Wabup Padang Pariaman Bangkitkan Semangat Rakyat Lewat Pacu Kudo 2026

Bupati John Kenedy Azis dan Wabup Padang Pariaman Bangkitkan Semangat Rakyat Lewat Pacu Kudo 2026

Duet Kepemimpinan John Kenedy Azis – Rahmat Hidayat Sulap Pacu Kudo Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi dan Hiburan Rakyat

PADANG PARIAMAN | Derap kaki kuda yang menghentak lintasan bukan sekadar bunyi perlombaan, tetapi menjadi simbol kebangkitan harapan masyarakat dalam ajang Pacu Kudo yang digelar pada 28–29 Maret 2026 di Kabupaten Padang Pariaman.
Di bawah kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, event tahunan ini menjelma menjadi lebih dari sekadar tradisi. Ia hadir sebagai ruang pertemuan antara budaya, ekonomi, dan semangat kebersamaan masyarakat yang lama dirindukan.Sejak pagi hari, Lapangan Pacu Kuda Duku Banyak, Nagari Balah Aie, telah dipadati ribuan masyarakat dari berbagai daerah. Sorak sorai penonton mengiringi setiap kuda yang berpacu, menciptakan atmosfer yang penuh energi dan kegembiraan.

Bupati John Kenedy Azis terlihat menyatu dengan masyarakat. Kehadirannya bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi sebagai sosok yang turut merasakan denyut nadi kebahagiaan rakyatnya. Ia menegaskan bahwa Pacu Kudo adalah milik masyarakat, ruang bersama untuk bangkit dan bergerak maju.

Menurutnya, event ini menjadi salah satu strategi nyata dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Di sepanjang area arena, deretan lapak UMKM tampak ramai diserbu pengunjung. Mulai dari kuliner khas Minangkabau, kerajinan tangan, hingga produk lokal lainnya, semuanya menjadi bagian dari geliat ekonomi yang hidup kembali.

Wakil Bupati Rahmat Hidayat juga menegaskan bahwa Pacu Kudo bukan hanya hiburan, tetapi memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perputaran uang selama event berlangsung memberikan angin segar bagi para pedagang dan pelaku usaha lokal.

Tidak hanya itu, suasana penuh keceriaan yang tercipta juga menjadi bagian dari proses pemulihan psikologis masyarakat. Tawa anak-anak, canda keluarga, serta semangat kebersamaan menjadi energi positif yang menguatkan.

Bagi masyarakat Padang Pariaman, Pacu Kudo adalah warisan budaya yang sarat makna. Ia bukan hanya tentang siapa yang tercepat di lintasan, tetapi tentang bagaimana tradisi mampu menyatukan dan menghidupkan kembali semangat kolektif.

Kehadiran event ini juga memperlihatkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga budaya sekaligus memanfaatkannya sebagai kekuatan pembangunan. Tradisi tidak lagi sekadar dikenang, tetapi dihidupkan sebagai penggerak masa depan.

Bupati John Kenedy Azis berharap Pacu Kudo dapat terus berkembang dan menjadi agenda besar yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Padang Pariaman perlahan menunjukkan bahwa kebangkitan bukan sekadar wacana, tetapi sebuah gerakan nyata yang bisa dirasakan bersama.

Di tengah lintasan yang berdebu dan sorak sorai yang menggema, tersimpan harapan besar: bahwa dari Pacu Kudo, lahir kekuatan baru untuk membawa Padang Pariaman menuju masa depan yang lebih kuat, sejahtera, dan penuh kebahagiaan.


Catatan Redaksi

Pacu Kudo 2026 menjadi bukti bahwa kekuatan budaya lokal mampu menjadi fondasi kebangkitan ekonomi dan sosial masyarakat. Dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan identitas dan kesejahteraan rakyat.

TIM RMO

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.rajasinganews.com, Terima kasih telah berkunjung... By PT. MEDIA RAJA SINGA_2021